Hati-Hati..!!! “Verified Member” Penjual Online Bukanlah Jaminan Aman

Verified-Member

Blog Shoop! | Antusias minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap belanja online membuat situs e-commerce atau toko online turut mengalami perkembangan yang begitu pesat di Indonesia.

Banyak platfom situs web toko online yang bisa dijadikan tempat untuk berjualan. Forum jual beli atau FJB sudah banyak dikenal sebagai situs forum jual beli. Dimana sebuah pemilik website memfasilitasi penjual dan pembeli untuk bertemu dan melakukan negosiasi jual beli secara online.

Namun terkadang ada oknum yang mengaku sebagai penjual untuk melakukan kejahatan online yaitu dengan menipu pembeli dengan modus yang berfariasi.

Jika kamu melihat situs FJB seperti Ka*kus maka jika calon pembeli tidak berhati-hati maka bisa saja terperangkap oleh penipu online. Karena dengan mudahnya siapa saja membuat akun anonim maka hal tersebut kadang malah disalah gunakan untuk kegiatan kriminal.

Namun pelaku tindak kejahatan online juga semakin pintar. Mereka memoles akun toko online abal-abalnya sedemikian rupa untuk menyakinkan target sasaran penipuan.

Verified member atau member yang sudah terverifikasi di sebuah situs jual beli online seolah menjadi cara yang ampuh untuk sedikit menekan tindak kejahatan online. Sebuah tanda “Verified Member” berarti akun tersebut telah diverifikasi oleh pengelola website tersebut sehingga diharapkan tingkat kepercayaan pembeli terhadap penjual semakin tinggi.

Kamu bisa melihat contohnya pada sebuah website situs jual beli seperti di O*x.co.id (dulu Tok*bagus.com). Status “Verified Member” dijadikan cara untuk menyakinkan calon pembeli kalau seorang yang akunnya sudah terverifikasi maka akan aman. Apakah demikian? Ternyata tidak. Status Verified member juga bisa dijadikan peluang untuk menipu.

Kelemahan bertransaksi di situs jual beli online seperti Kaskus FJB maupun Olx dan lainnya adalah tidak adanya sistim pembayaran online yang terintegrasi yang aman.

Maka untuk menghindari terjadinya tindak penipuan online saat berbelanja di situs jual beli online maka sebaiknya gunakan metode cas on delivery (COD) yaitu dengan cara antara penjual dan pembeli bertemu secara langsung.

Metode lainnya jika tidak memungkinkan untuk COD adalah dengan cara memakai jasa rekening pihak ketiga atau rekening bersama (rekber). Dimana seorang calon pembeli akan mentransfer uang terlebih dahulu kepada jasa rekber yang telah disepakati bersama, maka setelah uang diterima oleh rekber maka si jasa rekber memberitahu kepada penjual untuk mengirim barang ke pembeli. Setelah pembeli menerima pengiriman barang dan barang yang dibeli OK maka pembeli bisa mengonfirmasi kepada rekber bahwa barang kirimannya sudah diterima dengan baik maka selanjutnya rekber akan mengirimkan uang tersebut kepada penjual.

Kedua cara diatas dinilai lebih aman, dan jangan sekali-sekali mengambil resiko transfer uang jika penjual online tidak mau diajak COD atau menggunakan rekber kecuali penjual tersebut benar-benar terpercaya.

Untuk kemudahan dan mendapatkan pengalaman yang mengasikkan kegiatan perdagangan online via gadget mobile, gunakan aplikasi jual beli online Shoop! Social E-Commerce. [GW]

Related posts:

Loading Facebook Comments ...