3 Faktor Toko Online Sepi Pembeli

toko online sepi pembeli

Blog Shoop! | Mengapa masyarakat sekarang lebih memilih belanja online dibandingkan offline? Karena belanja online lebih menghemat waktu, tidak uah susah-susah keluar rumah untuk belanja. Cukup dari depan laptop transaksi belanja online bisa dilakukan.

Karena alasan menghemat waktu dan tidak ingin susah-susah dan jauh-jauh untuk keluar rumah membeli barang, maka metode belanja online yang menghemat waktu tersebut menjadi pilihan favorit sebagian orang.

Oleh sebab itu, maka pelaku e-commerce dituntut untuk lebih memaksimalkan toko online miliknya, sehingga toko online nyaman dan enak dijadikan tempat belanja pengunjung.

Namun tidak sedikit pula pemilik toko online yang mengeluh karena sepi pengunjung dan sepi pembeli. Toko online sepi pengunjung menjadikan kurangnya terjadinya transaksi jual beli online.

Banyak sekali faktor mengapa toko online sepei pengunjung. Nah disini Blog Shoop! Akan mengulas tiga factor toko online sepi pengunjung.

3 Faktor Toko Online Sepi Pengunjung

  • Website Toko Online Anda┬áKurang Dirawat

Seorang pembeli lebih suka berkunjung ke sebuah toko online yang terawat dan nyaman. Terawat dalam arti produk yang dijual selalu up to date, selalu diperbarui dengan produk-produk terbaru.

Maka dari itu supaya pengunjung mau balik lagi mengunjungi website toko online kamu, maka kamu harus selalu meng update produk-produk terbaru serta memberikan deskripsi lengkap dan informatif di setiap produk yang dijual.

Akibat sebuah website toko online yang kurang terawat dan ala kadarnya maka pengunjung website toko online yang merupakan calon pembeli akan malas belanja dan akan mencari referensi lainnya.

  • Contact Person Penjual Sulit Dihubungi dan Slow Respon

Hal penting lainnya adalah contact person, hal ini penting karena biasanya calon pembeli akan mencari nomer telpon untuk menanyakan kepada penjual tentang produk yang akan mereka beli.

Walau di halaman website toko online sudah ada keterangan harga, jenis produk dan lainnya, namun pembeli biasanya akan tetap menanyakan untuk menyakinkan.

Jangan menunda setiap pesan yang masuk dari calon pembeli. Jawablah saat itu juga sehingga pembeli tidak kabur ke toko sebelah.

  • Akun Sosial Media Jarang di-Update

Sosial media seperti Facebook, Twitter, Google+, Instagram, dan lainnya memang kerap dijadian cara efektif untuk promosi.

Di awal-awal mungkin penjual gencar promosi ke social media, namun lama-lama menjadi malas. Namun seperti yang kita ketahui social media merupakan tempat berinterkasi pengguna internet. Sosial media bukan lagi sebagai tempat mencari teman namun juga digunakan untuk mencari informasi.

Gunakanlah social media untuk tetap rutin update postingan produk anda. Sehingga calon pembeli akan lebih percaya karena profil akun social media selalu aktif.

Nah, dengan melihat tiga faktor toko online sepi pengunjung diatas. Maka selayaknya sebagai pelaku e-commerce baik yang baru mulai, dan telah mulai menjalankan bisnis e-commerce akan lebih memperhatikan perawatan website, social media marketing, dan lainnya. Sehingga toko online kita akan ramai pengunjung dan mendatangkan penjualan.

Shoop! Sebagai salah satu perusahaan pengembang atau jasa pembuatan toko online di Indonesia akan senantiasa memberikan tips serta solusi seputar e-commerce sehingga bisnis anda akan lebih maju.

Related posts:

Loading Facebook Comments ...